WAKTU SHOLAT DHUHA

on Rabu, 18 Januari 2012


Waktu sholat Dhuha, Kata dhuha yang mengiringi sholat sunnah ini berarti terbit atau naiknya matahari. Wajar bila sholat ini, kemudian, dilakukan pada pagi hari ketika matahari mulai menampakkan sinarnya. Namun, beberapa ulama fikh berbeda pendapat tentang ketentuan waktunya.
Imam Nawawi di dalam kitab ar-Raudah mengatakan bahwa waktu sholat dhuha itu dimulai, sejak terbitnya matahari, yakni sekitar setinggi lembing (lebih kurang 18 derajat). Sementara Abdul Karim bin Muhammad ar-Rifai, seorang ahli fikih bermazhab Syafi’i berkomentar bahwa sholat itu lebih utama bila dikerjakan saat matahari lebih tinggi dari itu
Ada sebuah hadits yang menentukan perihal dhuha di atas. Zaid bin Arqam meriwayatkan:
“Rasulullah SAW keluar menemui penduduk Quba di saat mereka melaksanakan sholat dhuha, lalu Rasulullah SAW, bersabda : “Sholat dhuha dilakukan apabila anak anak unta telah merasa kepanasan (karena tersengat matahari)” ( H.R. Muslim & Ahmad bin Hanbal).
Wallahu’alam bil shawab.

KUMPULAN DO'A BUAT ORANG TUA


Untuk mengingatkan buat kita khususnya saya sendiri, tulisan ini merupakan kumpulan dari beberapa doa untuk kedua orang tua / ibu bapak agar kita selalu berbakti kepadanya, seperti diutarakan pada Hadist Riwayat Muslim berikut ini;
Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak yang mendoakannya.
(HR. Muslim)
Dan berikut ini beberapa doa untuk kedua orang tua / ibu bapak yang tercantum di kitab suci Al-Qur’an:

 


Robbirhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” [Al Israa’:24]





Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmu’miniina yawma yaquumul hisaab
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” [Ibrahim:14]



  



Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]


 Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

TINGGAL DOWNLOAD ANALISIS VEKTOR

on Selasa, 17 Januari 2012

FUNGSI VEKTOR
Download disini analisis vektor_vektor

ANALISIS VEKTOR & SISTEM KORDINAT
Download

TEOREMA GREEN
Download

ANALISIS VEKTOR
Download power poin
Download.pdf

BESARAN DAN SATUAN
Download

TRANSFORMASI LAPLAS
Download transformasi laplace.doc

ANALISIS VEKTOR

Download ANALISISVEKTOR.doc

VEKTOR
Download_Vektor_1.ppt.html

MEDAN VEKTOR
Download medan vektor.pdf

TURUNAN VEKTOR
Download_PENURUNAN_VEKTOR.rtf.html









PORIFERA

on Minggu, 15 Januari 2012

CIRI-CIRI PORIFERA:
  • Hidup di air tawar, dan umum di laut
  • Bentuk tubuh seperti jambangan bunga
  • Tubuh simetri radial dan asimetri
  • Memiliki type sessil (menetap di dasar perairan)
  • Hidup dalam tingkatan sel (belum membentuk jaringan)
  • Memiliki warna tubuh cerah, berfungsi:
    - melindungi tubuh dari cahaya matahari
    - menarik perhatian mangsa atau lawannya.
  • Diploblastik
  • Memiliki saluran air melalui ostium – spongocoel - oskulum

STRUKTUR TUBUH
Antara lapisan ektoderm dan endoderm terdapat lapisan gelatin (mesoglea) yang tersusun :
 sel skleroblast, untuk membentuk kerangka berduri (spikula)
 sel amoebosit/sel pengembara, untuk mengedarkan makanan yang dicerna dari sel koanosit
 sel archeosit: sel amoebosit embrional dan berubah fungsi untuk membentuk sperma dan ovum
 sel spikula, sel penyusun kerangka tubuh
REPRODUKSI PORIFERA
Aseksual:
- kuncup
- gemmulae
Seksual:
Amoebosit menjadi arkeosit penghasil sperma dan ovum.

TIPE SALURAN AIR
1.Tipe Askonoid
Air melalui ostia -spongocoel (atrium)-oskulum
contoh : Leucosoeliena sp (Calcarea)

2. Tipe Sikonoid
Air melalui ostia – saluran radial spongocoel (atrium) – oskulum.
contoh: Scypha (Calcarea)

3.Tipe Leukonoid/ Rhagonoid.
Air melalui ostia – saluran radial yang bercabang – spongocoel (atrium) - oskulum.
contoh : Spongilla sp (Demospongia)